Doa dan Pelayanan: Personel Polres Flores Timur Melayani di Altar Kehidupan

BUGALIMA - Di tengah hiruk pikuk tugas kepolisian yang seringkali berhadapan dengan sisi gelap kehidupan, ada kalanya personel kepolisian menunjukkan sisi humanis dan spiritual mereka. Hal ini tercermin dari kegiatan yang dilakukan oleh para personel Polres Flores Timur, Polda NTT, yang tidak hanya berdedikasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut serta dalam kegiatan keagamaan. Salah satu momen yang sangat menyentuh adalah ketika suara nyanyian yang mengalun lembut memenuhi Gereja St. Maria Pembantu Abadi Weri pada Minggu pagi, 28 Juni 2026. Di balik seragam yang biasa identik dengan tugas menjaga keamanan, personel Polres Flores Timur ini menunjukkan sisi lain pengabdian mereka. Bersama Pengurus Bhayangkari Cabang Flores Timur, mereka mengiringi jalannya Perayaan Misa melalui pelayanan koor, menciptakan suasana khidmat dan penuh makna.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita ini dipimpin oleh Kabag SDM Polres Flores Timur AKP Silfianus Hardi, S.H., dan diikuti oleh personel Polres Flores Timur yang beragama Katolik. Perayaan Misa dipimpin oleh Romo Ece Aran, Pr., serta dihadiri oleh umat Paroki St. Maria Pembantu Abadi Weri yang bersama-sama memanjatkan doa dalam suasana penuh kekhusyukan. Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Eliezer A. Kalelado, SH., menjelaskan bahwa kehadiran personel dalam pelayanan koor ini merupakan bentuk pengabdian yang tidak hanya diwujudkan melalui tugas kepolisian, tetapi juga lewat partisipasi aktif dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan emosional antara Polri dan umat, sehingga kehadiran Polri semakin dirasakan kehadirannya di tengah masyarakat.

Sumber: Pixabay

Inisiatif seperti ini bukan hal baru bagi Polres Flores Timur. Sebelumnya, pada 30 Juni 2026, dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Flores Timur juga menggelar doa lintas agama di Aula Ikatara Polres Flores Timur. Kegiatan ini menjadi ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus memohon perlindungan bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas kepolisian. Doa lintas agama ini dipimpin oleh empat tokoh agama yang mewakili Islam, Katolik, Kristen, dan Hindu, sebagai simbol persatuan dalam keberagaman masyarakat Flores Timur. Kehadiran para pemuka agama mencerminkan semangat toleransi sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan seluruh elemen masyarakat. Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Eliezer A. Kalelado, SH., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar batin menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Selain memohon keselamatan dan kelancaran bertugas, kegiatan itu juga mempererat silaturahmi antara Polri dan para tokoh agama. Para tokoh agama sendiri merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga persatuan serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Hal ini sejalan dengan komitmen Polri yang terus menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, serta menjalankan peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Merawat Jiwa, Memperkuat Diri Melalui Spiritualitas

Tidak hanya berhenti pada kegiatan keagamaan di altar, Polres Flores Timur juga menunjukkan perhatian pada aspek kesehatan mental dan spiritualitas personelnya. Usai Perayaan Misa, kegiatan dilanjutkan dengan Terapi USEFT (Universal Spiritual Emotional Freedom Technique). Terapi ini diikuti oleh Pengurus Paroki St. Maria Pembantu Abadi Weri, Orang Muda Katolik (OMK), sejumlah umat, Pengurus Bhayangkari Cabang Flores Timur, serta personel Polres Flores Timur yang beragama Katolik. Kasi Humas menambahkan, terapi tersebut menjadi ruang refleksi dan penguatan batin agar setiap peserta memiliki ketenangan jiwa, semangat positif, serta mampu menjalani aktivitas dengan hati yang lebih damai dan penuh kepedulian terhadap sesama. Ini adalah pendekatan yang holistik, di mana pelayanan eksternal kepada masyarakat sejalan dengan upaya internal untuk menjaga kesejahteraan spiritual dan emosional para personelnya.

Pengabdian di Berbagai Medan

Dedikasi Polres Flores Timur tidak hanya terbatas pada kegiatan keagamaan atau spiritual. Berbagai kegiatan lain juga menunjukkan komitmen mereka terhadap masyarakat. Misalnya, dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Flores Timur juga menggelar Bhakti Religi di Masjid Al-Munawarah Delang. Personel Polres Flores Timur bersama para perwira tampak bergotong royong membersihkan lingkungan masjid, mulai dari halaman, area tempat ibadah, hingga fasilitas pendukung lainnya. Kegiatan ini mendapat apresiasi dan ucapan terima kasih dari pengurus masjid serta masyarakat setempat.

Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A. Kalelado, S.H., mengatakan bahwa Bhakti Religi merupakan salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat sekaligus momentum untuk memperkuat nilai-nilai toleransi dan persaudaraan. "Melalui kegiatan ini kami ingin terus menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat," ujar AKP Eliezer. Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Lebih lanjut, pada 28 Juni 2026, Polres Flores Timur melaksanakan Upacara Ziarah di Taman Makam Pahlawan Lapak Tanah dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K., dan diikuti oleh seluruh pejabat utama, personel Polres Flores Timur, serta Bhayangkari Cabang Flores Timur. Usai ziarah, penghormatan kepada para pahlawan berlanjut di Pelabuhan Laut Larantuka melalui Upacara Tabur Bunga. Kapolres Flores Timur melalui Kasi Humas AKP Eliezer A. Kalelado, SH., menjelaskan bahwa ziarah dan tabur bunga ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan Bhayangkara untuk meneladani nilai perjuangan, keikhlasan, dan pengabdian para pahlawan. "Semangat para pahlawan menjadi pengingat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh integritas, humanis, dan rasa tanggung jawab," ujar Kasi Humas.

Tindakan-tindakan yang dilakukan oleh personel Polres Flores Timur ini menunjukkan bahwa mereka adalah sosok abdi negara yang tidak hanya mengedepankan tugas pokok kepolisian, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan spiritual yang tinggi. Mereka membuktikan bahwa pelayanan terbaik tidak hanya dapat diberikan di lapangan, tetapi juga di altar kehidupan, baik secara harfiah maupun kiasan, dengan melayani Tuhan dan sesama. Hal ini sejalan dengan tema Hari Bhayangkara ke-80, "Polri untuk Masyarakat," yang menekankan komitmen institusi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum yang berkeadilan. Transformasi Polri ke arah yang lebih profesional, modern, transparan, dan adaptif terus dilakukan untuk menghadapi dinamika keamanan dan tuntutan pelayanan publik yang terus berkembang.

Source: https://humas.polri.go.id/berita/mengalun-dalam-doa-personel-polres-flores-timur-persembahkan-pelayanan-terbaik-di-altar-divisi-humas-polri



#Polres Flores Timur #Pelayanan Publik #Kerukunan Umat Beragama

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama