Rotasi Jabatan di Polres Flores Timur: Kapolsek Adonara Timur dan Kasat Intel Berganti untuk Penyegaran Organisasi

BUGALIMA - Dinamika organisasi kepolisian terus bergerak, seperti gelombang pasang yang tak pernah berhenti di laut Adonara. Kali ini, roda mutasi berputar di tubuh Polres Flores Timur, membawa angin segar dengan adanya pergantian jabatan strategis. Kapolsek Adonara Timur dan Kasat Intelkam kini memiliki nahkoda baru, sebuah langkah yang lazim dilakukan demi menjaga performa dan efektivitas institusi Polri dalam melayani masyarakat. Serah terima jabatan ini, yang berlangsung di Aula Ikatara Polres Flores Timur pada Senin, 24 Agustus 2026, dipimpin langsung oleh Kapolres Flores Timur, AKBP Gede Putra Yase. Sebuah momen penting yang menandai transisi kepemimpinan dan penyegaran dalam tubuh kepolisian di wilayah yang kaya akan budaya dan sejarah ini.

Mutasi jabatan, sebuah konstanta dalam setiap organisasi modern, terutama di institusi sekelas Kepolisian Negara Republik Indonesia, sejatinya adalah sebuah keniscayaan. Hal ini diungkapkan oleh Kasi Humas Polres Flores Timur, AKP Eliezer A. Kalelado. Beliau menjelaskan bahwa pergantian pejabat ini merupakan bagian integral dari dinamika organisasi kepolisian itu sendiri. Lebih dari sekadar perputaran roda jabatan, mutasi ini merupakan sarana krusial untuk penyegaran, regenerasi kepemimpinan, sekaligus menjadi instrumen pembinaan karier bagi para personel. Pada intinya, seluruh rangkaian ini bertujuan untuk memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan, memastikan bahwa setiap personel yang menduduki jabatan strategis memiliki semangat baru dan kompetensi yang terus terasah.

Sumber: Pixabay

Perlu digarisbawahi bahwa pergantian ini bukanlah sesuatu yang terjadi tiba-tiba atau tanpa pertimbangan matang. Keputusan rotasi jabatan ini berakar dari Telegram Kapolda NTT, yang merupakan wujud nyata dari upaya pembinaan karir dan penyegaran di tingkat Polres. Kasus seperti ini bukanlah yang pertama kali terjadi di Polres Flores Timur. Jauh sebelumnya, pada Maret 2022, Polres Flores Timur juga telah melakukan pergeseran tiga jabatan penting, yakni Kasat Intelkam, Kapolsek Adonara, dan Kapolsek Adonara Timur. Hal ini menunjukkan bahwa Polres Flores Timur secara konsisten melakukan evaluasi dan penyesuaian struktural demi menjaga profesionalisme dan efektivitas kerja.

Pada serah terima jabatan yang baru saja dilaksanakan, Ipda Andreas Peu Lamuri, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Adonara Timur, telah memberikan dedikasinya. Kapolres Flores Timur AKBP Gede Putra Yase melalui Kasi Humas AKP Eliezer A. Kalelado, S.H., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, serta pengabdian Ipda Andreas Peu Lamuri selama menjabat. Pengalaman dan pengabdian tersebut diharapkan akan menjadi bekal berharga dalam perjalanan tugasnya selanjutnya.

Sementara itu, tampuk kepemimpinan baru sebagai Kapolsek Adonara Timur kini dipercayakan kepada Iptu Izaac Saya. Kemudian, posisi Kasat Intelkam Polres Flores Timur kini dijabat oleh Iptu Stefanus It Arif, S.H. Keduanya diharapkan dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan profesionalisme, serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi dan masyarakat luas. Kapolres Flores Timur AKBP Gede Putra Yase dalam amanatnya juga mengingatkan kepada seluruh personel bahwa jabatan adalah sebuah amanah, bukan hak. Semakin besar jabatan yang diemban, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Setiap personel dituntut untuk mampu mempertanggungjawabkan setiap tindakan dalam pelaksanaan tugas, serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat di atas segalanya. Ingatlah, bahwa pelayanan kepada masyarakat adalah tugas utama, dan profesionalisme harus selalu menjadi landasan dalam setiap tindakan.

Fenomena mutasi jabatan ini juga pernah terjadi pada awal tahun 2026, saat Polres Flores Timur menggelar upacara serah terima jabatan empat pejabat utama. Jabatan yang diserahterimakan kala itu meliputi Kasat Lantas, Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, dan Kasat Narkoba. Kapolres Flores Timur, AKBP Adhitya Octorio Putra, kala itu juga menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Beliau mengharapkan para pejabat baru dapat menjaga integritas, profesionalisme, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hal serupa juga terjadi pada Februari 2026, ketika Iptu Yefri Sefrudin Apmalo mendapat amanah baru sebagai PS Kasat Samapta Polres Manggarai Barat. Estafet kepemimpinan Kapolsek Adonara Timur kala itu dipercayakan kepada Ipda Andreas Peu Lamuri, yang sebelumnya menjabat Kaur Bin Opsnal Sat Samapta Polres Flores Timur. Kapolres Flores Timur, AKBP Adhitya Octorio Putra, saat itu menegaskan bahwa serah terima jabatan adalah amanah negara yang harus dijalankan secara profesional. Ia menekankan bahwa setiap pemimpin wajib membuktikan integritas, profesionalisme, serta komitmen menjaga keamanan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Di sisi lain, patroli kepolisian dan upaya penyerapan aspirasi masyarakat juga terus dilakukan. Kapolres Flores Timur, AKBP Gede Putra Yase, bersama personelnya, pada Agustus 2026, mendatangi sejumlah desa di Adonara untuk menyerap aspirasi masyarakat, guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif pasca-rekonsiliasi damai. Kegiatan ini menunjukkan bahwa Polres Flores Timur tidak hanya fokus pada rotasi internal, tetapi juga aktif dalam menjaga harmoni dan ketertiban di tengah masyarakat. Pendekatan persuasif dan komunikasi langsung menjadi kunci dalam menangani setiap persoalan agar tidak berkembang menjadi konflik.

Perluasan wilayah tugas dan koordinasi lintas sektor juga menjadi perhatian. Pada Mei 2025, AKBP Adhitya Octorio Putra memimpin pelantikan IPDA Zainal Arifin B. Abdullah Billa sebagai Kapolsek Adonara Barat. Dalam amanatnya, Kapolres menekankan peran strategis Kapolsek sebagai ujung tombak penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia membekali IPDA Zainal Arifin dengan sepuluh strategi jitu, termasuk pemahaman mendalam terhadap tugas pokok Polri, kemampuan beradaptasi, dan penguatan sinergi dengan lintas sektor, termasuk tokoh masyarakat dan pemerintah kecamatan.

Semua ini menunjukkan bahwa Polres Flores Timur tidak pernah berhenti berbenah. Dari rotasi jabatan yang memastikan kelancaran roda organisasi, hingga upaya penyerapan aspirasi masyarakat di akar rumput, semuanya dilakukan demi satu tujuan mulia: menjaga keamanan dan ketertiban, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh masyarakat Flores Timur. Langkah-langkah ini adalah bukti nyata komitmen Polri dalam menjalankan amanah rakyat.

Source: https://rri.co.id/regional/567840/polres-flores-timur-rotasi-kapolsek-adonara-timur-dan-kasat-intel-rri-co-id



#Polres Flores Timur #Mutasi Polri #Adonara Timur

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama