Flores Timur Siapkan Stadion Ile Mandiri Rp1,8 M untuk El Tari Memorial Cup 2026

BUGALIMA - Kesiapan Flores Timur sebagai tuan rumah El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXV Tahun 2026 semakin matang. Salah satu gebrakan terbesarnya adalah alokasi dana sebesar Rp1,8 miliar untuk merehabilitasi Stadion Ile Mandiri. Langkah ini diambil untuk memastikan markas kebanggaan masyarakat Flores Timur ini siap menjadi salah satu venue pertandingan dalam turnamen sepak bola terbesar di Nusa Tenggara Timur (NTT) itu.

Pemerintah Kabupaten Flores Timur, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, secara resmi memulai proyek rehabilitasi Stadion Ile Mandiri pada Kamis, 10 September 2026. Serah terima lokasi pekerjaan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kepada kontraktor pelaksana, PT Flamboyan Prima Konstruksi, menandai dimulainya tahapan krusial ini.

Sumber: Pixabay

Anggaran dan Cakupan Rehabilitasi

Nilai kontrak untuk proyek rehabilitasi ini menyentuh angka Rp1,184 miliar, bersumber dari pagu anggaran Rp1,185 miliar. Angka ini menunjukkan komitmen serius Pemkab Flores Timur dalam membenahi salah satu aset olahraganya.

Menurut penjelasan Bernadus Bala Maran, PPK Rehabilitasi Stadion Ile Mandiri, fokus utama rehabilitasi meliputi pembenahan tribun. Tribun sisi timur akan direhab sepanjang 60 meter, sementara sisi barat akan diperbaiki sepanjang 20 meter. Pekerjaan ini juga mencakup pembangunan talud, peninggian, penimbunan, serta pemasangan pagar di bagian depan tribun.

Tidak hanya tribun, bagian utara stadion juga tak luput dari perbaikan. Area ini akan digali sekitar dua anak tangga untuk menyesuaikan luas lapangan dengan standar yang dibutuhkan oleh PSSI. Penyesuaian ini krusial agar Stadion Ile Mandiri memenuhi syarat sebagai venue pertandingan resmi. Pagar setinggi kurang lebih satu meter juga akan dipasang di area utara ini.

Target dan Tantangan

Masa pelaksanaan pekerjaan ditetapkan selama 75 hari kalender, terhitung sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) pada Jumat, 11 September 2026. Secara kontraktual, pekerjaan ini akan berakhir pada 28 November 2026. Namun, jadwal ini sedikit menimbulkan kekhawatiran karena mendekati waktu dimulainya ETMC XXXV yang dijadwalkan akan bergulir lebih awal.

Meski ada potensi keterlambatan, optimisme tetap membuncah. Pemerintah daerah terus berupaya memastikan bahwa renovasi selesai tepat waktu, atau setidaknya mendekati jadwal yang ditetapkan.

Sejarah El Tari Memorial Cup dan Peran Stadion Ile Mandiri

El Tari Memorial Cup (ETMC) sendiri memiliki sejarah panjang dan sarat makna bagi masyarakat NTT. Awalnya bernama El Tari Cup, turnamen ini digagas oleh Gubernur NTT kala itu, El Tari, pada tahun 1969 sebagai ajang pemersatu masyarakat melalui sepak bola. Setelah El Tari wafat, nama turnamen diubah menjadi El Tari Memorial Cup pada tahun 1979 sebagai bentuk penghormatan.

Stadion Ile Mandiri, yang berlokasi di Larantuka, merupakan markas kebanggaan tim sepak bola Perseftim Flores Timur. Sejak awal, stadion ini telah menjadi saksi bisu perjalanan sepak bola di Flores Timur, menjadi tuan rumah bagi berbagai pertandingan penting, termasuk liga lokal.

Catatan Kelam dan Harapan Baru

Namun, pembangunan di Stadion Ile Mandiri tidak selalu mulus. Beberapa tahun lalu, proyek pembangunan tribun senilai Rp1,6 miliar sempat menuai sorotan karena menyisahkan utang material dan sewa penginapan. Bahkan, proyek tersebut sempat terhenti dan siap diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Isu ini sempat menyebabkan Stadion Ile Mandiri tidak masuk dalam daftar venue ETMC 2026, yang akhirnya memutuskan menggunakan Stadion Apebuan dan Lapangan Gawerato.

Namun, dengan adanya alokasi dana rehab Rp1,8 miliar ini, Pemkab Flores Timur menunjukkan tekad kuatnya untuk membersihkan catatan kelam tersebut dan mengembalikan Stadion Ile Mandiri ke habitatnya sebagai salah satu venue utama ETMC. Rehabilitasi kali ini diharapkan berjalan lancar, transparan, dan akuntabel, sehingga Stadion Ile Mandiri benar-benar siap menyambut para pesepak bola dan penikmat sepak bola dari seluruh NTT.

Selain Stadion Ile Mandiri, Pemkab Flores Timur juga menyiapkan dua venue lainnya, yaitu Stadion Apebuan dan Lapangan Gawerato. Pendekatan multi-venue ini menunjukkan kesiapan Flores Timur dalam menyelenggarakan turnamen sekelas ETMC.

Dengan perbaikan yang sedang berlangsung, Stadion Ile Mandiri diharapkan tidak hanya menjadi saksi bisu kesuksesan ETMC 2026, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan sepak bola Flores Timur, membangkitkan semangat juang para pemain, dan menyatukan kembali masyarakat dalam euforia olahraga. Ini adalah investasi penting untuk masa depan sepak bola di Flores Timur, dan sebuah langkah maju yang patut diapresiasi.

Source: https://ekorantt.com/lintas/pemkab-flotim-alokasi-dana-rp18-rehab-stadion-ile-mandiri-jelang-el-tari-memorial-cup/



#Flores Timur #Stadion Ile Mandiri #El Tari Memorial Cup

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama