BUGALIMA - Sebuah kabar menggembirakan datang dari ujung timur Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Kabupaten Flores Timur, yang sempat diragukan, kini mantap menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXV pada tahun 2026 mendatang. Keputusan ini, yang mungkin mengejutkan sebagian pihak, justru menjadi bukti semangat juang dan kecintaan masyarakat Flores Timur terhadap sepak bola.
Perjalanan Berliku Menuju Panggung ETMC
| Sumber: Pixabay |
El Tari Memorial Cup (ETMC) sendiri bukanlah ajang sembarangan. Turnamen ini memiliki sejarah panjang sejak tahun 1969, didirikan sebagai bentuk penghormatan kepada El Tari, Gubernur NTT periode 1966-1978. Sejak itu, ETMC telah menjadi ritual tahunan yang paling ditunggu-tunggu di Nusa Tenggara Timur, sebuah panggung bagi talenta sepak bola lokal untuk unjuk gigi dan menciptakan momen-momen tak terlupakan. Nama El Tari Cup bahkan berganti menjadi El Tari Memorial Cup (ETMC) pada tahun 1979, setahun setelah El Tari wafat, sebagai bentuk penghormatan abadi.
Keputusan Flores Timur untuk menjadi tuan rumah ETMC XXXV 2026 bukanlah sebuah jalan mulus. Pada tahun 2022 lalu, sempat ada penolakan dari pihak Flores Timur. Namun, gelombang dukungan dan desakan dari berbagai pihak, termasuk kunjungan delegasi PSSI NTT, akhirnya mengukuhkan tekad Kabupaten Flores Timur. Bupati Antonius Doni Dihen dengan tegas menyatakan kesiapan daerahnya, meskipun mengakui adanya keterbatasan yang ada.
Tanpa APBD, Berbekal Kreativitas dan Sponsor
Salah satu aspek yang paling mencuri perhatian dari kesiapan Flores Timur adalah keputusan untuk tidak mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai modal utama. Pemerintah Kabupaten Flores Timur secara sadar tidak mengalokasikan dana APBD khusus untuk penyelenggaraan ETMC XXXV 2026. Alih-alih, fokus dialihkan pada pembiayaan kreatif yang menggandeng berbagai pihak, termasuk sponsor, dukungan politisi, perbankan, dan tokoh masyarakat yang telah menjalin komunikasi. Langkah ini, meskipun berisiko, menunjukkan optimisme dan kemandirian yang patut diapresiasi.
Tentu saja, tantangan finansial menjadi momok yang nyata. Kabar menyebutkan bahwa kondisi keuangan daerah sempat terpengaruh akibat pemangkasan dana Transfer ke Daerah (TKD), yang berdampak pada pengurangan anggaran daerah. Namun, Bupati Antonius Doni Dihen tidak tinggal diam. Ia optimis bahwa dengan strategi pembiayaan yang tepat dan kolaborasi berbagai pihak, gelaran akbar ini tetap dapat terlaksana. Hal ini sejalan dengan pernyataan bahwa event olahraga tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, melainkan juga strategi awal untuk memicu pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata.
Semangat Sepak Bola di Tanah Lamaholot
Kecintaan masyarakat Flores Timur terhadap sepak bola tidak perlu diragukan lagi. Larantuka, sebagai pusat Kabupaten Flores Timur, dikenal sebagai "gudang talenta" sepak bola. Atmosfer pertandingan di Larantuka pun unik, dikenal dapat memberikan tekanan mental tersendiri bagi tim tamu. Para pendukung Perseftim Flores Timur, yang dikenal dengan sebutan "Laskar Lewotana," selalu tampil vokal dan penuh energi, menciptakan suasana yang seolah kuali mendidih.
Bahkan, baru-baru ini, Perseftim Flores Timur telah menunjukkan kebangkitannya dengan meraih peringkat ketiga dan gelar tim fair play pada sebuah ajang, menandai sebuah revolusi sepak bola di Flores Timur. Dukungan dari komunitas suporter seperti "Curva Sud Flores Timur" menjadi bukti nyata semangat yang terus menyala. Semangat inilah yang diharapkan dapat diterjemahkan menjadi kesuksesan penyelenggaraan ETMC XXXV 2026.
Menyongsong Masa Depan yang Lebih Cerah
Meskipun sempat ada keraguan, kesiapan Flores Timur menjadi tuan rumah ETMC XXXV 2026 adalah sebuah pernyataan kuat tentang komitmen dan semangat. Dengan mengandalkan kreativitas, kolaborasi, dan kecintaan pada sepak bola, Flores Timur bertekad untuk membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih sebuah prestasi.
Acara ini bukan hanya tentang pertandingan sepak bola, tetapi juga tentang persatuan, kebanggaan daerah, dan potensi ekonomi yang bisa digali. Harapannya, penyelenggaraan ETMC XXXV 2026 akan menjadi momentum penting bagi Flores Timur untuk semakin dikenal, memajukan dunia sepak bola NTT, dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. Mari kita sambut dengan optimisme, siap melihat Flores Timur bersinar sebagai tuan rumah yang mampu menyajikan sebuah perhelatan akbar yang tak terlupakan.
Source: victorynews.id
#Flores Timur #ETMC XXXV 2026 #Sepak Bola NTT