Melepas Beban Emosional: Tahanan Polres Flores Timur Temukan Ketenangan Melalui Terapi USEFT

BUGALIMA - Di tengah hiruk-pikuk kehidupan yang terkadang terasa membebani, apalagi bagi mereka yang berada di balik jeruji besi, kabar baik datang dari Polres Flores Timur. Sebuah inisiatif kemanusiaan yang luar biasa telah dijalankan, memberikan secercah harapan dan ketenangan bagi para tahanan. Melalui program Terapi USEFT (Ultimate The Source Body, Mind & Soul Emotional Freedom Technique), Polres Flores Timur membuka pintu bagi para penghuni ruang tahanan untuk menemukan kedamaian batin dan melepaskan emosi negatif yang mungkin selama ini membelenggu. Ini bukan sekadar berita biasa, ini adalah kisah tentang bagaimana sentuhan kemanusiaan dan metode penyembuhan modern dapat membawa perubahan positif, bahkan di tempat yang paling tidak terduga.

Meretas Keterbatasan, Menemukan Ketenangan Batin

Sumber: Pixabay

Suasana di ruang tahanan Polres Flores Timur pada Rabu pagi (24/06/2026) dilaporkan berbeda dari biasanya. Jauh dari kesan suram yang sering melekat pada tempat penahanan, hadir sebuah ruang refleksi yang didedikasikan untuk menenangkan diri dan menata kembali perasaan. Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Flores Timur tidak hanya fokus pada tugas-tugas penegakan hukum, tetapi juga menunjukkan kepedulian mendalam terhadap aspek mental dan emosional para tahanan. Sebanyak 23 orang tahanan berkesempatan mengikuti terapi USEFT, sebuah metode yang dirancang untuk melepaskan emosi negatif dan memperkuat energi positif dalam diri.

Kegiatan ini dipandu oleh AKP Eliezer Anthonius Kalelado, Bripda Glen Abraham Lopsau, dan Theodora Peni Kolin, A.Md.Pi. Kehadiran Wakapolres Flores Timur Kompol I Ketut Mastina, S.Sos., dan Kabag SDM Polres Flores Timur AKP Silfianus Hardi, S.H., menunjukkan betapa pentingnya program ini bagi institusi kepolisian setempat. Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Eliezer A. Kalelado, SH., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk pelayanan kemanusiaan Polri, yang bertujuan memberikan pendampingan mental dan emosional kepada para tahanan.

Apa Itu Terapi USEFT?

Terapi USEFT, atau Ultimate The Source Body, Mind & Soul Emotional Freedom Technique, adalah sebuah metode pendekatan psikologis yang berfokus pada pelepasan emosi negatif dan penguatan energi positif. Metode ini menggabungkan teknik spiritual dengan stimulasi pada titik-titik energi tubuh tertentu (tapping) serta afirmasi positif. Tujuannya adalah untuk membantu individu melepaskan stres, kecemasan, trauma, dan emosi negatif lainnya yang dapat mengganggu keseimbangan mental dan fisik.

Secara sederhana, USEFT mengajak peserta untuk mengenali perasaan terdalam mereka, kemudian secara terstruktur melepaskannya. Proses ini biasanya melibatkan beberapa tahapan, mulai dari mengidentifikasi akar masalah emosional, melakukan tapping pada titik-titik meridian tubuh, memberikan sugesti positif, hingga mengunci emosi positif yang telah terbentuk. Teknik ini terbukti efektif dalam membantu individu merasa lebih lega, tenang, dan percaya diri.

Manfaat Nyata bagi Para Tahanan

Dampak positif dari terapi USEFT ini tidak hanya teori, tetapi dirasakan langsung oleh para peserta. Setelah mengikuti sesi terapi, banyak tahanan melaporkan perasaan lega yang mendalam, pikiran yang lebih nyaman, dan tumbuhnya rasa percaya diri. Bahkan, ada yang mengaku berhasil melepaskan perasaan dendam yang selama ini membebani diri mereka. Ucapan terima kasih pun mengalir kepada Polres Flores Timur atas perhatian dan pelayanan yang diberikan.

Kasi Humas Polres Flores Timur, AKP Eliezer A. Kalelado, SH., menjelaskan bahwa terapi ini diharapkan dapat membantu peserta mengelola stres, membangun keseimbangan emosi, serta menumbuhkan semangat untuk memperbaiki diri ke arah yang lebih baik. Ini adalah langkah penting untuk mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat dengan kondisi mental yang lebih sehat dan positif.

Lebih dari Sekadar Terapi: Pelayanan Kemanusiaan Polri

Inisiatif Polres Flores Timur ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya bertindak sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang peduli terhadap kesejahteraan seluruh elemen, termasuk mereka yang sedang menjalani proses hukum. Dengan memberikan pendampingan mental dan emosional melalui terapi USEFT, Polri Presisi hadir dengan wajah yang lebih humanis dan solutif.

Bukan hanya di Flores Timur, praktik serupa juga telah dilakukan di berbagai Polres di Nusa Tenggara Timur, seperti di Polres Kupang, Polres Manggarai, Polres Ngada, dan Polres Malaka. Hal ini menunjukkan adanya komitmen yang luas dari Polda NTT untuk memastikan kesehatan mental dan emosional anggotanya serta masyarakat yang berada dalam binaan. Bahkan, pelatihan USEFT juga diberikan kepada personel kepolisian dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan ketahanan mental mereka dalam menghadapi tantangan tugas.

Menanam Benih Perubahan Positif

Terapi USEFT di Polres Flores Timur adalah bukti nyata bahwa perubahan positif dapat terjadi di mana saja. Bagi para tahanan, ini bukan hanya tentang melepaskan emosi negatif, tetapi tentang menemukan kembali diri mereka yang utuh, mengelola luka batin, dan membangun harapan untuk masa depan yang lebih baik. Dengan pendekatan yang mengutamakan kemanusiaan dan kesejahteraan mental, Polres Flores Timur telah menanam benih perubahan yang berpotensi membawa dampak jangka panjang, tidak hanya bagi individu tahanan, tetapi juga bagi masyarakat luas. Ini adalah contoh inspiratif bagaimana institusi penegak hukum dapat berkontribusi pada pemulihan dan rekonsiliasi melalui program-program yang menyentuh hati.

Source: https://tribratanews.polri.go.id/mobile/detail/Melepas-Emosi-Negatif-Tahanan-Polres-Flores-Timur-Temukan-Ketenangan-Lewat-USEFT-Humas-Polri



#Terapi USEFT #Ketenangan Batin Tahanan #Pelayanan Kemanusiaan Polri

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama