Bharada Valdo Dimakamkan di Flores Timur: Tragedi yang Mengguncang Kematian Anggota Polisi Muda

BUGALIMA - Langit Flores Timur diselimuti duka yang pekat. Tangis keluarga dan ribuan warga pecah mengiringi pemakaman Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lewai di kampung halamannya, San Dominggo, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kepergian Valdo, seorang polisi muda yang baru berusia 28 tahun, meninggalkan luka mendalam sekaligus pertanyaan besar. Ia diduga menjadi korban pembunuhan brutal oleh juniornya sendiri di Markas Polairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Jumat (16/10/2026).

Valdo, yang lahir pada 31 Mei 1998, merupakan kebanggaan bagi keluarganya dan institusi Polri. Jenazahnya tiba di Flores Timur pada Sabtu siang (17/10/2026) menggunakan pesawat Polri Casa P 4101, disambut oleh ribuan warga yang memadati Bandara Gewayantana Larantuka. Iring-iringan ratusan kendaraan roda dua dan empat mengantar jenazah menuju rumah duka di San Dominggo, menciptakan pemandangan yang mengharukan.

Sumber: Pixabay

Kapolres Flores Timur, AKBP Gede Putra Yase, turut menyampaikan belasungkawa dan mengenang Valdo sebagai anggota kepolisian yang berintegritas. "Dia pahlawan terbaik untuk keluarga dan institusi Polri. Kami seluruh jajaran akan mengenang almarhum sebagai Bhayangkara yang berani berintegritas dan penuh kasih," ujar Gede Putra di sela-sela upacara pemakaman. Sang ayah, Antonius Fernandez, tak kuasa menahan kesedihan. Ia mengenang Valdo sebagai pribadi yang gemar membantu orang lain, mudah bergaul, dan merupakan tulang punggung keluarga. "Anak laki-laki tunggal. Tidak pernah terpikirkan dengan keadaan seperti ini. Sakitnya luar biasa," tutur Antonius dengan suara lirih.

Tragedi di Pondok Cabe: Dugaan Pembunuhan oleh Junior

Peristiwa tragis ini terjadi di Markas Polairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Valdo diduga dibunuh oleh sesama anggota polisi yang merupakan juniornya. Tim kuasa hukum keluarga korban, yang dipimpin oleh Petrus Bala Pattyona, tengah berupaya mengumpulkan informasi dan bukti untuk mengungkap motif serta kronologi lengkap di balik kejadian ini.

"Apa latar belakang kejadian tersebut, motifnya, berapa pelakunya, karena infonya masih simpang siur," kata Bala pada Sabtu (17/10/2026). Ia menambahkan bahwa Brigjen Dadan, Dirpoludara Korpolairud Baharkam Polri, telah berjanji untuk mengusut kasus ini hingga tuntas.

Penyelidikan dan Penetapan Tersangka

Meskipun motifnya belum sepenuhnya jelas, pihak kepolisian telah menetapkan satu orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Tersangka tersebut telah ditahan oleh Unit Jatanras Polda Metro Jaya. Pengacara keluarga korban, Petrus Bala Pattyona, menyatakan akan mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin (19/10/2026) untuk mempertanyakan sejauh mana penanganan kasus tersebut.

Tim pengacara juga menemukan adanya luka parah pada tubuh korban, termasuk bekas tembakan dan luka bacok. Hal ini menambah misteri dan urgensi untuk segera mengusut tuntas kasus ini agar fakta sebenarnya terungkap.

Harapan Keluarga dan Advokasi

Keluarga Valdo, yang merasa terpukul atas kehilangan putra satu-satunya, berharap agar kasus ini diusut secara adil dan transparan. Pengacara Petrus Bala Pattyona menyampaikan bahwa 30 pengacara asal Flores-Lembata yang berada di Jakarta siap mengawal kasus ini. Mereka mendesak agar kasus pembunuhan Laurentius Valdo Fernandez diusut tuntas hingga terungkap secara terang-benderang, termasuk motifnya.

Kepergian Valdo meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, terutama ibunya. Antonius Fernandez, sang ayah, mengungkapkan betapa sulitnya menerima kenyataan ini, terutama karena Valdo adalah anak laki-laki satu-satunya dari tiga bersaudara. Ia telah bertugas di wilayah Tangerang Selatan selama enam tahun tujuh bulan.

Peristiwa ini tidak hanya menjadi duka bagi keluarga Valdo, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kedamaian dan profesionalisme di dalam institusi penegak hukum. Harapan besar tertuju pada pihak kepolisian agar segera mengungkap seluruh fakta di balik kematian tragis Bharatu Valdo dan memberikan keadilan bagi almarhum serta keluarganya.

Source: bsinews.id



#Bharada Valdo #Pembunuhan Polisi #Flores Timur

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama