Gempa Flores Timur: 100 KK Dievakuasi, Ratusan Rumah Rusak Akibat Guncangan M4,7

BUGALIMA - Bumi Flores Timur kembali bergetar. Kali ini, gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,7 mengguncang wilayah ini pada Kamis (9/4/2026) dini hari, menyisakan duka dan kerusakan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sedikitnya 100 Kepala Keluarga (KK) terpaksa dievakuasi, meninggalkan rumah mereka yang sebagian hancur akibat guncangan yang cukup kuat. Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan kerentanan wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terhadap bencana alam, khususnya gempa bumi.

Kronologi dan Dampak Gempa yang Mengguncang Flores Timur

Sumber: Pixabay

Gempa pertama kali terasa pada Kamis, 9 April 2026, sekitar pukul 00.17 WITA, dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 21 kilometer tenggara Kota Larantuka, pada koordinat 8,36 Lintang Selatan dan 123,15 Bujur Timur, dengan kedalaman hanya 5 kilometer. Kedalaman yang dangkal ini berkontribusi pada kuatnya guncangan yang dirasakan hingga dua hingga empat detik oleh warga. Tak hanya sekali, gempa ini juga diikuti oleh serangkaian gempa susulan yang membuat warga semakin cemas dan waspada. BMKG mencatat adanya puluhan aktivitas gempa susulan hingga Kamis pagi.

Wilayah yang paling terdampak parah adalah Desa Terong dan Desa Lamahala Jaya di Kecamatan Adonara Timur. Di Desa Terong, tercatat sebanyak 137 rumah warga mengalami kerusakan, dengan rincian 33 rumah rusak berat dan 104 rumah rusak ringan. Sementara di Desa Lamahala Jaya, sedikitnya 49 rumah mengalami kerusakan. Tak hanya rumah warga, fasilitas umum seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 02 Waiwerang dan bagian depan Masjid Jami Al-Ma'ruf di Desa Lamahala Jaya juga tidak luput dari kerusakan. Secara keseluruhan, data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur mencatat setidaknya 215 rumah warga dan delapan fasilitas umum mengalami kerusakan.

Upaya Penanganan dan Bantuan Darurat

Menyikapi situasi darurat ini, tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Flores Timur, TNI, pemerintah daerah, dan BPBD langsung bergerak ke lokasi. Mereka bertugas melakukan pendataan, membantu evakuasi warga yang terdampak, dan memastikan kondisi keamanan tetap terjaga. Selain itu, Tim Trauma Healing Polwan Polres Flores Timur juga dikerahkan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak yang rentan mengalami trauma pasca gempa.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan BPBD Flores Timur memastikan penanganan darurat berjalan cepat, tepat, dan akurat. Upaya penanganan meliputi pendataan, pemantauan dampak gempa, pendirian tenda pengungsian, serta penyaluran bantuan logistik kepada warga terdampak. Bantuan yang telah disalurkan berupa kasur lipat, perlengkapan kebutuhan hidup sementara, tenda, terpal, dan makanan siap saji.

Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, bersama Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra, juga telah meninjau langsung lokasi terdampak di Desa Terong dan Desa Lamahala Jaya untuk memastikan penanganan berjalan baik. Pemerintah Kabupaten Flores Timur sendiri telah menetapkan status tanggap darurat bencana untuk memaksimalkan upaya penanganan.

Korban Luka dan Imbauan BNPB

Meskipun tidak ada laporan korban jiwa, gempa ini menyebabkan belasan warga mengalami luka-luka. BNPB mencatat sebanyak 15 warga mengalami luka-luka, terdiri dari lima orang luka berat dan sepuluh orang luka ringan. Luka-luka ini umumnya terjadi akibat tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa terjadi.

Menyikapi situasi pasca gempa, BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Jika gempa kembali terjadi, warga diminta segera mencari tempat terbuka yang aman dan senantiasa mengikuti arahan serta informasi resmi dari petugas berwenang. Kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan juga perlu ditingkatkan, mengingat aktivitas sesar aktif di wilayah Flores Timur yang cukup tinggi.

Gempa Flores Timur ini kembali menegaskan pentingnya kesiapsiagaan bencana di daerah rawan. Kerjasama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat krusial dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, diharapkan masyarakat Flores Timur dapat segera bangkit dari musibah ini.

Source: https://rri.co.id/regional/382610/bnpb-100-kk-dievakuasi-akibat-gempa-flores-timur



#Gempa Flores Timur #BNPB #Evakuasi Warga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama