BUGALIMA - Kian hari, kian terasah kepiawaian Polres Flores Timur dalam menjaga denyut nadi keamanan dan ketertiban masyarakat di bumi Larantuka. Jumat, 23 Oktober 2026, menjadi saksi bisu sebuah momen penting: kedatangan 35 set perlengkapan pengendalian massa (Dalmas) baru dari Direktorat Samapta Polda Nusa Tenggara Timur. Ini bukan sekadar seremoni penerimaan barang, melainkan sebuah investasi strategis yang akan mendongkrak kemampuan operasional Polres Flores Timur dalam menghadapi berbagai tantangan kamtibmas. Ibarat pesilat yang baru saja mendapat keris pusaka baru, Polres Flores Timur kini memiliki amunisi tambahan untuk menjaga kedamaian.
Perlengkapan Dalmas ini, yang tiba di Markas Komando Polres Flores Timur sekitar pukul 06.30 WITA, mencakup tameng, tongkat, helm, dan pakaian pelindung. Tak lupa, 1.200 borgol plastik dan 40 kaus Sabhara turut melengkapi paket penguatan ini. Semua datang dengan tujuan mulia: memperkuat kesiapan sarana operasional kepolisian agar mampu menjalankan tugas pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat secara lebih profesional. Ini adalah kabar baik bagi kita semua, masyarakat Flores Timur, karena berarti aparat kita akan semakin siap sedia.
| Sumber: Pixabay |
Kapolres Flores Timur AKBP Gede Putra Yase, S.H., melalui Kasi Humas AKP Eliezer A. Kalelado, S.H., menyampaikan bahwa dukungan peralatan ini merupakan wujud nyata perhatian Polda NTT untuk Polres jajarannya. Ketersediaan perlengkapan yang memadai, katanya, adalah kunci untuk menunjang pelaksanaan tugas secara optimal. Tanpa alat yang memadai, secanggih apapun strategi tak akan berjalan sempurna. Ibarat koki kelas dunia tanpa pisau yang tajam, kinerjanya tentu akan terhambat.
Proses penerimaan pun tidak main-main. Wakapolres, Kasat Samapta, Kasubbag Bekpal Bag Log, Kasat Intelkam, Kasi Propam, Kasiwas, dan jajaran terkait lainnya turun langsung memeriksa kondisi dan kelengkapan setiap item. Ketelitian ini penting, agar setiap perlengkapan yang diterima benar-benar siap pakai dan sesuai standar operasional prosedur. Pukul 08.30 WITA, proses pembongkaran dan pemeriksaan rampung, dan seluruh perlengkapan dinyatakan aman dan lengkap. Semuanya kemudian disimpan di gudang Satuan Samapta Polres Flores Timur, menunggu panggilan tugas.
Mengapa Perlengkapan Dalmas Begitu Krusial?
Dalam dunia kepolisian, Pengendalian Massa (Dalmas) bukan sekadar unit taktis semata, melainkan sebuah garda terdepan dalam menjaga stabilitas sosial. Fungsi utama Dalmas, seperti yang dijelaskan oleh Kasubdit Dalmas Ditsamapta Polda Lampung AKBP T.H. Prasetyo, SH, bersifat preventif. Mereka tak hanya hadir saat situasi memanas, tetapi juga berperan aktif dalam edukasi, informasi, dan segala hal yang berkaitan dengan fungsi samapta dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ibarat tameng bagi masyarakat, Dalmas hadir untuk melindungi dari potensi gangguan yang lebih besar.
Menurutnya, Dalmas memiliki peran krusial dalam menanggulangi situasi yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat. Ada tiga tahapan dalam penanganan situasi Dalmas:
1. Dalmas Awal: Pada tahap ini, personel tidak dilengkapi alat khusus, hanya menggunakan tali dan alat suara untuk komunikasi. Ini diterapkan saat massa masih tertib atau situasi masih hijau. 2. Dalmas Lanjut: Di sini, personel sudah dilengkapi dengan alat-alat perlengkapan khusus kepolisian, seperti tameng, tongkat, helm, dan pakaian pelindung, bahkan hingga penggunaan *water cannon* dan gas air mata jika diperlukan. Tahap ini digunakan saat massa mulai tidak tertib atau situasi memasuki zona kuning. Penerimaan 35 set perlengkapan di Polres Flores Timur ini jelas masuk dalam kategori penguatan Dalmas Lanjut. 3. Penanggulangan Huru-Hara (PHH): Tahap paling akhir, melibatkan pasukan khusus atau pasukan pembantu untuk penanganan lebih lanjut jika situasi eskalasinya sangat tinggi.
Pentingnya perlengkapan Dalmas seperti tameng, tongkat, dan helm tidak bisa diremehkan. Alat-alat ini berfungsi sebagai pelindung personel dari potensi lemparan benda keras maupun benturan fisik saat berhadapan dengan massa. Selain itu, perlengkapan ini juga memberikan rasa percaya diri dan kesiapan bagi personel dalam menjalankan tugasnya. Tanpa perlengkapan yang memadai, risiko cedera pada petugas akan meningkat, yang pada akhirnya dapat mengganggu profesionalisme dan efektivitas tugas kepolisian.
Dukungan Terus Mengalir untuk Kamtibmas Flores Timur
Penerimaan Alsus Dalmas ini bukan satu-satunya upaya Polres Flores Timur dalam meningkatkan kesiapsiagaan. Berbagai kegiatan lain terus digalakkan. Misalnya, baru-baru ini, personel Polres Flores Timur juga menggelar patroli pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di Kota Larantuka. Patroli ini menyasar titik-titik strategis untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan memastikan masyarakat merasa aman.
Selain itu, Polres Flores Timur juga aktif dalam program-program kemitraan dengan masyarakat, seperti yang dilakukan oleh Polres Ende (saudara Polres di NTT) yang menyerap aspirasi warga melalui program Jumat Keliling. Hal ini menunjukkan komitmen kepolisian untuk selalu dekat dengan masyarakat dan mendengarkan keluhan mereka.
Perlengkapan Dalmas yang baru ini juga akan mendukung pelaksanaan tugas yang lebih profesional, humanis, dan terukur. Dengan peralatan yang memadai, anggota Polri dapat lebih fokus pada aspek persuasif dan negosiasi sebelum menggunakan tindakan tegas. Kesiapan personel dan peralatan adalah fondasi utama dalam menjaga kedamaian, seperti yang terus digaungkan oleh kepolisian di berbagai daerah, termasuk dalam persiapan pengamanan Pemilu 2024 yang menekankan pentingnya kesiapan peralatan Dalmas dan PHH.
Dengan penambahan 35 set perlengkapan Dalmas ini, Polres Flores Timur semakin mantap melangkah dalam misinya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Ini adalah bukti nyata sinergi antara Polda NTT dan Polres jajarannya dalam memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat. Semangat terus untuk Polres Flores Timur!
Source: RRI.co.id
#Polres Flores Timur #Perlengkapan Dalmas #Polda NTT