Polres Flores Timur Tingkatkan Keamanan Pelabuhan Larantuka Lewat Imbauan Kamtibmas

BUGALIMA - Pelabuhan Larantuka, denyut nadi aktivitas maritim di Flores Timur, kini semakin dijaga ketat. Polres Flores Timur tidak tinggal diam dalam memastikan denyut nadi ini berjalan lancar dan aman. Melalui program yang menyentuh langsung masyarakat, yakni "Polisi Peduli Pengangguran", aparat kepolisian terjun langsung ke lapangan, khususnya di kawasan Pelabuhan Larantuka, untuk menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah wujud nyata kepedulian Polri untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan, sekaligus merajut tali silaturahmi yang lebih erat antara polisi dan warga.

Pelabuhan Larantuka: Jantung Aktivitas dan Potensi Keamanan

Sumber: Pixabay

Pelabuhan Larantuka bukan sekadar tempat berlabuhnya kapal-kapal niaga dan penumpang. Ia adalah arena kehidupan, tempat ribuan orang mencari nafkah, berinteraksi, dan menjalankan roda perekonomian. Keramaian ini, betapapun positifnya, selalu menyimpan potensi kerawanan yang harus diantisipasi. Mulai dari potensi praktik premanisme, pungutan liar, hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO), semuanya bisa saja mengintai jika kewaspadaan menurun. Satuan Samapta Polres Flores Timur, misalnya, kerap melakukan patroli rutin di pelabuhan feri Waibalun, Larantuka, untuk menekan potensi kriminalitas seperti peredaran minuman keras dan TPPO. Kehadiran polisi di lokasi-lokasi strategis seperti pelabuhan adalah langkah preventif yang sangat krusial.

Kasi Humas Polres Flores Timur, AKP Eliezer A. Kalelado, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan seperti "Polisi Peduli Pengangguran" merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat. Ini bukan sekadar retorika, melainkan sebuah pendekatan proaktif yang mengedepankan komunikasi langsung. Dengan berdialog dengan masyarakat, polisi dapat menyerap aspirasi, memberikan pemahaman, dan menanamkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga kamtibmas. Ini adalah esensi dari kemitraan polisi dan warga, sebuah kolaborasi yang tak ternilai harganya dalam menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman.

"Polisi Peduli Pengangguran": Pendekatan Humanis untuk Kamtibmas

Program "Polisi Peduli Pengangguran" yang dilancarkan Polres Flores Timur di Pelabuhan Larantuka ini memiliki makna lebih dalam dari sekadar memberikan imbauan. Ia adalah simbol pendekatan humanis yang diusung kepolisian. Kabag Ren Polres Flores Timur, Kasat Narkoba Edy Purnomo Wijayanto, dan Kasat Intelkam Stefanus It Arif, tak segan turun langsung ke lapangan untuk berdialog dengan masyarakat. Mereka mendengarkan keluh kesah, memberikan arahan, dan membangun kesadaran bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama.

Pendekatan ini sangat penting, terutama di tempat-tempat yang memiliki mobilitas tinggi seperti pelabuhan. Dengan komunikasi yang terbangun, potensi gangguan kamtibmas dapat diidentifikasi dan dicegah sejak dini. Hal ini juga sejalan dengan upaya Polres Flores Timur yang mengajak masyarakat dan petugas pelabuhan untuk meningkatkan kewaspadaan serta melaporkan aktivitas mencurigakan guna mencegah gangguan keamanan.

Pencegahan Premanisme dan Pungli: Fokus Utama di Pelabuhan

Pelabuhan seringkali menjadi sorotan terkait praktik premanisme dan pungutan liar. Polres Flores Timur menyadari hal ini dan menjadikannya sebagai fokus utama dalam patroli mereka. Satuan Samapta Polres Flores Timur, misalnya, dalam patrolinya di Pelabuhan Pelni Larantuka, secara tegas mengingatkan para buruh dan porter untuk menjaga ketertiban, menghindari praktik premanisme, dan menerapkan tarif jasa angkut secara wajar.

Tak hanya itu, imbauan juga disampaikan kepada para penumpang untuk mematuhi keselamatan transportasi laut. Hal ini menunjukkan bahwa upaya menjaga kamtibmas di pelabuhan tidak hanya berfokus pada satu aspek, melainkan mencakup seluruh elemen yang ada, dari pekerja, pedagang, hingga para penumpang. Patroli yang menyasar titik-titik keramaian malam, seperti yang dilakukan Polres Flores Timur di Taman Patung Herman Fernandez dan Pantai Susteran Balela, juga merupakan bagian dari upaya ini, di mana polisi mengingatkan generasi muda untuk menjaga ketertiban dan tidak melakukan aktivitas yang mengganggu kenyamanan masyarakat.

Kemitraan Polisi-Masyarakat: Kunci Keamanan yang Berkelanjutan

Inti dari segala upaya yang dilakukan Polres Flores Timur di Pelabuhan Larantuka adalah membangun kemitraan yang kuat dengan masyarakat. Melalui program seperti "Jumat Curhat", polisi secara aktif mendengarkan aspirasi dan keluhan warga. Pengalaman masyarakat yang merasakan pelayanan SIM dan pengamanan di pelabuhan berjalan baik adalah bukti konkret dari keberhasilan pendekatan ini. Anggota Polri yang melakukan pengamanan di pelabuhan tidak hanya menjaga, tetapi juga memberikan solusi bagi penumpang yang membutuhkan bantuan, termasuk dalam hal pengangkutan barang.

Kapolres Flores Timur AKBP Gede Putra Yase, S.H., melalui Kasi Humas AKP Eliezer A. Kalelado, S.H., menegaskan bahwa patroli dan dialogis merupakan upaya menjaga situasi tetap kondusif sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat. Ajakan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, serta memberikan pelayanan secara wajar, adalah pesan penting yang terus digaungkan. Dengan demikian, Polres Flores Timur tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua. Keamanan pelabuhan adalah cerminan dari keamanan Flores Timur secara keseluruhan, dan kolaborasi inilah yang akan memastikan masa depan yang lebih aman.

Source: https://rri.co.id/regional/107640/polres-flores-timur-sampaikan-imbauan-kamtibmas-di-pelabuhan-larantuka



#Polres Flores Timur #Pelabuhan Larantuka #Kamtibmas

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama