Polres Flores Timur Tunjukkan Taring: Gotong Royong Bangun Plat Deker Darurat, Akses Warga Terbuka Lagi!

BUGALIMA - Jalanan di Desa Sinarhadigala, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, menjadi saksi bisu semangat kebersamaan yang membara. Di tengah kondisi jalan yang rusak parah, yang sekian lama menghambat aktivitas masyarakat, Polres Flores Timur hadir bukan sekadar sebagai penegak hukum, tetapi sebagai mitra sejati warga. Minggu, 22 Februari 2026, menjadi hari bersejarah ketika polisi dan masyarakat bersatu padu, bahu-membahu membangun plat deker darurat. Sebuah jembatan sementara yang vital, menghubungkan berbagai desa, kini kembali terbuka, mengembalikan denyut nadi perekonomian dan sosial masyarakat setempat.

Aksi gotong royong ini bukan sekadar pekerjaan fisik semata. Lebih dari itu, ini adalah wujud nyata kehadiran negara di tengah rakyat, sebuah narasi tentang bagaimana sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dapat menjadi solusi atas berbagai persoalan. Dimulai sejak pagi hingga sore hari, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Lamanabi, AIPDA Daniel Nahak, dan Bhabinkamtibmas Desa Aransina, BRIPKA Wilhelmus Bere Marang. Keduanya tak segan turun langsung, mengarahkan, dan bekerja bersama warga.

Aksi Nyata, Dampak Luas

Plat deker darurat yang dibangun ini terletak di jalan umum Desa Sinarhadigala. Jalan ini merupakan urat nadi utama yang menghubungkan beberapa desa penting: Desa Lamanabi, Aransina, Laton Liwo I, Laton Liwo II, hingga Patisirwaalang. Selama ini, kerusakan jalan tersebut telah melumpuhkan mobilitas warga, menyulitkan transportasi hasil pertanian, akses ke fasilitas umum, bahkan mungkin aktivitas sosial dan keagamaan. Kini, dengan adanya plat deker darurat, harapan baru muncul.

Kegiatan pembangunan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat. Pemerintah Desa Lamanabi turut ambil bagian, menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan kepolisian. Karyawan Biara Trappis Lamanabi juga ikut serta, menambah bukti bahwa semangat gotong royong melampaui sekat-sekat institusi. Dan tentu saja, yang terpenting, masyarakat setempat hadir dengan semangat yang tak pernah padam. Mereka bersama-sama mengangkut material, mencampur semen secara manual, dan meratakan badan jalan. Keringat yang bercucuran menjadi saksi perjuangan dan kebersamaan yang luar biasa.

#### Polisi sebagai Bagian dari Solusi

AIPDA Daniel Nahak, salah satu Bhabinkamtibmas yang memimpin kegiatan, tak sekadar mengawasi. Ia terlihat aktif bekerja bersama warga, bahkan sempat menyampaikan pesan penting kepada tokoh masyarakat dan pemuda setempat. "Kami ingin menjadi bagian dari solusi, karena kebersamaan seperti ini memperkuat kamtibmas," ujarnya, menekankan peran polisi yang proaktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pesannya sederhana namun mendalam: kehadiran polisi bukan hanya saat ada masalah, tetapi juga saat bersama-sama mencari solusi. Sinergi semacam ini, menurutnya, adalah kunci utama mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Kapolres Flores Timur, AKBP Adhitya Octorio Putra, melalui Kasi Humas, AKP Eliezer A. Kalelado, memberikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan kegiatan gotong royong ini. "Gotong royong ini bukan hanya memperbaiki jalan, tetapi juga memperkokoh persatuan masyarakat," tegasnya. Beliau menekankan bahwa kolaborasi antara Polri dan masyarakat adalah fondasi penting untuk menciptakan situasi wilayah yang aman, harmonis, dan kondusif. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan di Desa Sinarhadigala ini diharapkan dapat terus terjaga, menjadi inspirasi bagi daerah lain, dan mendukung kelancaran aktivitas seluruh warga Flores Timur.

* Source: https://tribratanews.polri.go.id/news/gotong-royong-bangun-plat-deker-darurat-polres-flores-timur-hadir-buka-akses-warga-tribrata-news-polda-ntt



#GotongRoyong #PolresFloresTimur #AksesWarga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama