BUGALIMA - Ruangan itu terasa sejuk, namun semangat yang membara tak terbendung. Para Bhayangkara dan Prajurit duduk berdampingan. Mereka bukan sedang berunding soal keamanan wilayah. Mereka berkumpul untuk urusan paling hakiki: kemanusiaan.
Aksi mulia ini terjadi di Markas Komando Distrik Militer 1624/Flores Timur (Flotim). Polres Flotim turun gunung untuk mendukung perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Korem 161/Wira Sakti. Ini adalah bukti nyata sinergi TNI dan Polri di garda terdepan.
| Gambar dari Pixabay |
Donor darah dipilih sebagai cara merayakan. Sebuah kado yang tidak berbentuk benda, tapi nyawa. Darah segar yang mereka sumbangkan adalah harapan hidup bagi banyak orang. Mereka tahu betul, stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) selalu dinamis dan rentan kekurangan.
Kegiatan ini melibatkan ratusan personel. Bukan hanya dari kepolisian, tapi juga dari jajaran TNI setempat. Seluruhnya mendaftar dengan antusias. Mereka ingin memastikan bahwa peringatan HUT Korem kali ini meninggalkan jejak manfaat yang konkret.
Aksi Tulus Para Bhayangkara dan Prajurit
Pemandangan di lokasi sangat mengharukan. Personel polisi yang gagah, bersanding dengan seragam loreng. Mereka rela lengan bajunya disingsingkan. Jarum suntik PMI tak membuat mereka gentar sedikit pun.
Kapolres Flotim memberikan dorongan moral. Beliau menekankan bahwa bakti sosial ini adalah wujud pengabdian. Pengabdian yang melampaui tugas menjaga keamanan semata. Inilah yang namanya Polisi dan Tentara yang dekat dengan rakyat.
Satu per satu kantong darah terisi penuh. Itu adalah simbol kesediaan untuk berbagi. Mereka yang sehari-hari bertugas menjaga kedaulatan, kini menyumbang vitalitas. Setiap tetesnya adalah jaminan bagi pasien yang menunggu transfusi.
Tak sedikit yang harus istirahat sejenak setelah mendonorkan darah. Tapi wajah mereka tampak bahagia. Kelelahan fisik itu terbayar lunas. Ada kepuasan batin yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Dandim 1624/Flotim juga hadir memimpin pasukannya. Beliau memastikan bahwa kolaborasi ini berjalan lancar. Kepercayaan publik terhadap institusi TNI-Polri harus terus dipupuk. Salah satunya lewat aksi kemanusiaan seperti ini.
Sinergi yang tercipta bukan hanya di atas kertas. Ini adalah cerminan dari kesamaan visi. Visi untuk melayani dan melindungi masyarakat Flores Timur. Apapun warna seragamnya, tujuannya tetap sama.
Mereka menyadari Flotim adalah wilayah kepulauan. Akses kesehatan seringkali menjadi tantangan. Ketersediaan darah yang cukup adalah kebutuhan mendasar. Karena itulah aksi ini menjadi sangat strategis.
Bukan sekadar formalitas perayaan ulang tahun. Ini adalah upaya mitigasi risiko kesehatan. Memastikan bahwa warga yang membutuhkan pertolongan tidak kehabisan waktu. Darah yang disumbangkan adalah cadangan masa depan.
Kebutuhan Darah di Ujung Timur Nusa Bunga
Kerja sama dengan PMI Larantuka sangat penting. Tim medis PMI adalah ujung tombak teknis di lapangan. Mereka memastikan proses donor berjalan steril dan aman. Setiap prosedur harus diikuti dengan ketat.
Mereka memeriksa kesehatan setiap pendonor. Tekanan darah, kadar hemoglobin, semua harus ideal. Tidak semua yang mendaftar bisa lolos seleksi. Hanya mereka yang benar-benar sehat yang diizinkan menyumbang.
Para petugas PMI terlihat sibuk. Mereka melayani dengan senyum ramah. Sikap profesionalisme mereka sangat dihargai. Karena pekerjaan mereka krusial, menentukan kualitas darah yang akan disimpan.
Donor darah ini menghasilkan puluhan kantong darah. Jumlah yang sangat berarti bagi stok PMI setempat. Sumbangan ini akan segera disalurkan. Langsung menuju pasien-pasien di rumah sakit.
Masyarakat Larantuka memberikan apresiasi. Mereka melihat langsung kepedulian aparat. TNI dan Polri kini tidak lagi terasa jauh. Mereka ada, bekerja, dan berkorban untuk kepentingan bersama.
Keberhasilan acara ini menjadi tolok ukur. Bahwa sinergi adalah kunci utama. Baik dalam menjaga keamanan maupun dalam aksi sosial. Ini harus menjadi agenda rutin di setiap kesempatan.
Kapolres dan Dandim sepakat. Mereka akan terus mendorong anggotanya. Untuk lebih peka terhadap kondisi sosial. Donor darah hanya salah satu contohnya. Masih banyak lagi yang bisa dilakukan.
Tentu saja, manfaatnya kembali kepada masyarakat luas. Bayangkan jika ada pasien gawat darurat. Mereka membutuhkan transfusi segera. Ketersediaan darah ini menjadi penyelamat nyawa.
Donor darah ini adalah cerminan filosofi. Bahwa hidup harus bermanfaat bagi sesama. Para prajurit dan polisi telah mencontohkan itu. Mereka merayakan HUT dengan cara yang paling bermakna.
Ini adalah perayaan yang menghidupkan. Korem 161/Wira Sakti berulang tahun, dan Polres Flotim memberikan dukungan. Hasilnya adalah darah yang mengalir. Mengalirkan kehidupan baru bagi warga Flores Timur.
Kegiatan ditutup dengan rasa bangga. Bangga karena telah menunaikan tugas kemanusiaan. Inilah wajah sejati aparat negara. Setia mengabdi tanpa pamrih.
Source: rri.co.id
#DonorDarah #PolresFlotim #Korem161/WiraSakti