Gelombang Maut di Flores Timur: 2 Kapal Tenggelam dalam Video Mengerikan, Penyelamatan Dramatis Terekam!

BUGALIMA - Laut Flores Timur kembali bergolak, menghadirkan cerita pilu tentang keganasan alam yang tak terduga. Dua kapal penyeberangan antarpulau dilaporkan tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi yang menerjang perairan setempat. Peristiwa mencekam ini terekam dalam video yang beredar, memperlihatkan detik-detik dramatis upaya penyelamatan di tengah ombak yang mengganas.

Kejadian nahas ini terjadi saat kedua kapal, yang berangkat dari Pelabuhan Larantuka menuju Pelabuhan Tobilota di Pulau Adonara, sedang mengarungi lautan. Kondisi cuaca ekstrem dengan angin kencang dan gelombang tinggi menjadi saksi bisu bagaimana alam menunjukkan kekuatannya. Dalam video yang terekam, terlihat beberapa kapal lain berjuang keras untuk bertahan dari terjangan ombak yang dahsyat. Namun, di tengah perjuangan tersebut, kedua kapal ini takluk pada keganasan cuaca dan akhirnya tenggelam.

Kronologi Singkat Peristiwa

Peristiwa ini bermula ketika kapal-kapal tersebut berupaya mencari perlindungan dari cuaca buruk yang melanda kawasan dermaga Pelni Larantuka pada Senin, 9 Maret 2026, pagi. KM Tanjung Harapan 3, yang belum sempat mengangkut penumpang, memutuskan untuk berlayar menuju Pelabuhan Tobilota dengan membawa dua unit kendaraan roda dua milik kru kapal. Namun, nahas, di tengah perjalanan, kapal ini dihantam gelombang besar hingga air masuk ke dek dan menyebabkan kapal tenggelam.

Hal serupa juga dialami oleh KM Klara Jaya, yang juga tenggelam di perairan Larantuka saat dalam perjalanan menuju Tobilota. Kapal ini bermuatan dua sepeda motor dan kru kapal, tanpa penumpang. Dalam beberapa laporan, disebutkan pula KM Purin Lewo yang mengangkut sekitar 20 penumpang dari Solor ke Larantuka mengalami mati mesin dan hanyut akibat angin kencang, namun berhasil dievakuasi.

Penyelamatan Dramatis di Tengah Badai

Meskipun kedua kapal tersebut tenggelam, kabar baik datang dari upaya penyelamatan yang dilakukan oleh petugas dari Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda NTT. Dengan sigap, petugas yang berada di sekitar lokasi kejadian segera bergerak melakukan evakuasi terhadap para penumpang dan awak kapal. Komandan KP Pulau Timor XXII-3016, Bripka Safrudin S Marweki, melaporkan bahwa kondisi cuaca saat kejadian memang sangat buruk, dengan angin kencang dan gelombang tinggi yang membuat kapal-kapal berusaha menyelamatkan diri.

Dua kru kapal KM Tanjung Harapan 3, yakni nakhoda KK (54) dan ABK EH (24), berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke Dermaga Tobilota dalam keadaan selamat. Demikian pula, kru dari kapal yang tenggelam lainnya juga berhasil diselamatkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp 250 juta.

Kondisi Cuaca dan Peringatan Dini

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya memperhatikan peringatan cuaca, terutama di wilayah perairan yang rentan terhadap perubahan cuaca ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sendiri telah mengeluarkan peringatan dini cuaca maritim di wilayah Nusa Tenggara Timur, termasuk potensi gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan strategis. Ketinggian gelombang di beberapa perairan bahkan diprakirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.

BMKG juga mencatat bahwa pola angin di wilayah Nusa Tenggara Timur umumnya bertiup dari Timur Laut-Tenggara dengan kecepatan yang dapat meningkatkan tinggi gelombang. Operator kapal dan masyarakat pesisir diimbau untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan aktivitas pelayaran dan mengutamakan keselamatan. Jika kondisi cuaca tidak memungkinkan, sebaiknya aktivitas melaut ditunda hingga situasi kembali kondusif.

Meskipun kedua kapal yang tenggelam dilaporkan tidak memiliki Surat Persetujuan Berlayar (SPB), Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Larantuka, Desmon Saterdi Menno, menyatakan bahwa sosialisasi mengenai SPB sudah dilakukan. Namun, kapal tetap berlayar meskipun sertifikatnya mati. Hal ini menjadi catatan penting bagi pihak berwenang dan operator kapal untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi keselamatan pelayaran.

Video detik-detik kapal tenggelam dan penyelamatan dramatis di Flores Timur ini menjadi pengingat keras akan kekuatan alam dan pentingnya kewaspadaan maritim. Kisah para kru yang selamat memberikan sedikit kelegaan di tengah musibah ini, namun pelajaran berharga tentang keselamatan pelayaran harus terus diingat.

Source: RCTI+



#KapalTenggelamFloresTimur #GelombangTinggiNTT #KecelakaanLaut

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama