Kapolres Flores Timur Pastikan Keamanan Larantuka & Adonara Jelang Semana Santa 2026, Ribuan Peziarah Siap Datang!

BUGALIMA - Hawa syahdu mulai menyelimuti Kota Larantuka dan sekitarnya. Perayaan Semana Santa 2026 sebentar lagi mencapai puncaknya, dan ribuan umat serta peziarah dari berbagai penjuru negeri, bahkan dari luar negeri, mulai memadati titik-titik ziarah dan lokasi ibadah. Di tengah semarak nuansa religius ini, aparat kepolisian tak tinggal diam. Kapolres Flores Timur, AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K, didampingi Wakapolres Kompol Ketut Mastina, S.Sos, dan Kasi Propam Polres Flores Timur, turun langsung ke lapangan untuk memantau kesiapan pengamanan. Bukan sekadar formalitas, peninjauan ini memastikan bahwa seluruh rangkaian perayaan yang sakral ini dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

Kesiapan Pengamanan di Titik Kritis

Pemantauan kesiapan pengamanan difokuskan pada sejumlah lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas dan jalur pergerakan peziarah. Mulai dari Kapela Tuan Meninu, jalur penyeberangan Pantai Palo menuju Kapela Tuan Berdiri di Desa Wureh, Adonara Barat, hingga Kapela Tuan Ana, Kapela Tuan Ma, dan Gereja Katedral Reinha Rosari Larantuka. Kapolres secara tegas menyatakan bahwa seluruh personel siap siaga di setiap titik pengamanan. "Kami memastikan seluruh personel siap siaga di setiap titik pengamanan, khususnya di Kapela Tuan Meninu, jalur penyeberangan Pantai Palo, Kapela Tuan Berdiri di Desa Wureh Adonara Barat, Tuan Ana, Tuan Ma dan Gereja Katedral Larantuka. Pengamanan ini bertujuan agar seluruh rangkaian Semana Santa dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar," ujar AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K.

Pengecekan tidak hanya berhenti di Larantuka daratan, tetapi juga meluas hingga ke Pulau Adonara. Kapolres dan rombongan bahkan rela menyeberang menggunakan speedboat menuju Desa Wureh, Kecamatan Adonara Barat, yang merupakan salah satu titik penting dalam rangkaian prosesi keagamaan ini. Di sana, AKBP Adhitya Octorio Putra memastikan kesiapan personel serta sarana pendukung pengamanan. Meski kondisi laut terkadang kurang bersahabat, bahkan di tengah hujan deras, semangat personel untuk memastikan keamanan perayaan tidak surut.

Pengamanan Optimal untuk Kenyamanan Peziarah

Perayaan Semana Santa di Larantuka memiliki nilai sejarah panjang, bahkan telah berlangsung lebih dari 500 tahun, berawal dari warisan Portugis dan berakulturasi dengan tradisi lokal. Tradisi ini menjadi daya tarik utama bagi peziarah, baik domestik maupun internasional. Oleh karena itu, kepolisian mengerahkan 985 personel gabungan, termasuk dari TNI dan instansi terkait, untuk menjamin rasa aman bagi semua yang hadir.

Personel gabungan ini ditempatkan di berbagai titik strategis, mulai dari pos pengamanan (pospam), pos pelayanan (posyan), jalur utama prosesi, gereja, kapela, pelabuhan, hingga pusat keramaian. Pengamanan tidak hanya difokuskan di darat, tetapi juga mencakup pengawasan khusus untuk prosesi laut, termasuk pemeriksaan kelayakan kapal dan pemantauan cuaca.

Rekayasa Lalu Lintas dan Imbauan Keselamatan

Menyambut puncak perayaan, kepolisian telah menerapkan rekayasa lalu lintas sejak Rabu Trewa (1 April 2026) hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan memastikan keselamatan para peziarah. Kapolres mengimbau seluruh masyarakat dan peziarah untuk mematuhi aturan lalu lintas dan arahan petugas demi kelancaran dan keamanan bersama.

Di tengah suasana doa dan devosi yang semakin kuat di "Kota Reinha Rosari", kehadiran aparat keamanan menjadi faktor penting dalam menjaga kekhusyukan ibadah. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kunci agar seluruh rangkaian Semana Santa 2026 dapat berjalan aman, khidmat, dan menjadi momentum refleksi iman yang mendalam bagi seluruh umat.

* Source: https://www.tribratanews.polri.go.id/artikel/polres-flores-timur-siapkan-985-personel-gabungan-amankan-prosesi-semana-santa-2026-di-larantuka



#SemanaSanta #Larantuka #FloresTimur

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama