BUGALIMA - Di tengah perjuangan bangkit dari duka erupsi Gunung Lewotobi, secercah harapan hadir bagi warga Flores Timur. Bertepatan dengan momen refleksi Ramadan, Idul Fitri, dan menyongsong Paskah, Serikat Pekerja (SP) PLN DPD UIW NTT berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Larantuka melaksanakan aksi kemanusiaan penyambungan listrik gratis bagi warga terdampak. Program yang dibiayai melalui dana solidaritas insan PLN ini diresmikan di Kelurahan Larantuka, Kabupaten Flores Timur pada Senin, 9 Maret 2026. Sebanyak 15 keluarga yang sedang berjuang menata kembali hidupnya pasca-bencana kini telah menikmati aliran listrik di hunian mereka.
Kemanusiaan Tanpa Batas dari Insan PLN
Ketua DPD SP PLN UIW NTT, Bernilius Ria, mengatakan bahwa program ini lahir dari ketulusan hati anggota Serikat Pekerja PLN yang menyisihkan pendapatan mereka untuk sesama. "Kami ingin hadir bukan hanya sebagai petugas teknik, tapi sebagai keluarga bagi warga NTT. Semoga cahaya ini menjadi pemantik semangat bagi warga untuk beraktivitas kembali dengan lebih baik," ujarnya.
Manager PLN ULP Larantuka, Swarjana Purnawirawan Arya, menyampaikan apresiasinya untuk program ini dan mengatakan bahwa dukungan dari Serikat Pekerja sangat membantu mempercepat misi kemanusiaan PLN di lapangan. "Terima kasih atas dukungan penuh SP PLN UIW NTT. Kolaborasi ini membuat proses penyambungan listrik bagi warga terdampak berjalan lancar. Kami di unit pelaksana akan terus siaga memastikan aliran listrik ini andal dan aman digunakan," katanya.
Kebahagiaan Penerima Manfaat
Kebahagiaan mendalam dirasakan oleh Mikhael Rofinus Rotan, salah satu penerima manfaat. Baginya, bantuan ini merupakan jawaban atas kesulitan yang ia alami sejak erupsi melanda. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Serikat Pekerja dan PLN. Akhirnya rumah kami kembali terang. Dengan adanya listrik ini, kami bisa kembali beraktivitas di rumah dengan lebih nyaman dan tenang," ungkap Mikhael penuh haru.
Listrik, Simbol Pemulihan dan Kehidupan Baru
Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, yang terjadi pada November 2024, telah membawa duka mendalam bagi masyarakat Flores Timur. Ribuan warga terpaksa mengungsi, rumah dan lahan pertanian tertimbun abu vulkanik. Krisis air bersih juga melanda beberapa wilayah. Namun, di tengah kesulitan tersebut, kehadiran PLN dengan program listrik gratis ini menjadi simbol pemulihan dan harapan akan kehidupan yang lebih baik.
Upaya PLN Lebih Luas
Bukan hanya kali ini PLN hadir di Flores Timur pasca-bencana. Sebelumnya, PLN telah menyalurkan 700 unit instalasi dan kWh meter untuk warga yang tinggal di Hunian Sementara (Huntara). Selain itu, PLN juga memasang 20 titik lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Desa Ile Pati dan Desa Bugalima. Hal ini menunjukkan komitmen PLN untuk terus hadir dan memberikan dukungan nyata bagi masyarakat terdampak bencana.
Dukungan ini tidak hanya berasal dari dana perusahaan, tetapi juga dari solidaritas para pekerjanya. Inisiatif seperti ini penting untuk terus digalakkan, tidak hanya oleh PLN, tetapi juga oleh berbagai pihak lain yang memiliki kepedulian terhadap sesama. Dengan listrik yang menyala, aktivitas warga dapat kembali normal, anak-anak bisa belajar, dan roda perekonomian perlahan berputar kembali. Inilah cahaya harapan yang dibawa oleh PLN untuk Flores Timur, sebuah bukti bahwa di balik kesulitan, selalu ada kebaikan yang bisa dihadirkan.
Source: https://www.rri.co.id/
#PLN #FloresTimur #BencanaAlam